<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
  <channel>
    <title>adibaskoro</title>
    <link>http://akubaskoro.blogdrive.com/</link>
    <description>adi baskoro</description>
    <lastBuildDate>Tue, 20 Feb 2007 22:40:00 PST</lastBuildDate>
    <generator>http://www.blogdrive.com</generator>
    <copyright>Copyright 2007.</copyright>
    <category>Arts</category>
    <category>Business</category>
    <category>Books</category>
    <item>
      <title>Gaya Beda Polisi Cepek</title>
      <link>http://akubaskoro.blogdrive.com/archive/26.html</link>
      <pubDate>Mon, 12 Feb 2007 06:26:43 GMT</pubDate>
      <description>
    Seperti biasanya sore hari ada pemandangan mencuri mata di pertigaan dekat rumah. Dari kejauhan sebuah bendera merah bergerak-gerak di tengah jalan. Di antara kepungan lalu lalang mobil, bendera merah itu tetap nampak, walaupun tinggal setengah. Ini bukan demo. Dan beginilah gaya polisi cepek di bilangan Kutisari Selatan, Surabaya. Kostum yang dikenakan cukup unik dan selalu berganti tiap hari. Terkadang terlihat menyesuaikan tema. Seperti saat natal tahun lalu, ia memakai topi sinterklas lengkap dengan jenggot putih palsu. Pada sore lainnya, ia mengganti dandannya dengan rumbai-rumbai... (more)</description>
      <comments>http://akubaskoro.blogdrive.com/comments?id=26</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Haatttchiiiii ......Flu Burung </title>
      <link>http://akubaskoro.blogdrive.com/archive/25.html</link>
      <pubDate>Tue, 30 Jan 2007 08:55:12 GMT</pubDate>
      <description>Usai bicara ngalor-ngidul soal keruwetan negara* sekaligus ngobrolin bencana yang bertubi-tubi, akhirnya tanpa berkecil hati tema flu burung mampir juga tadi malam.

Teman saya langsung berteriak dan mengutuk kebijakan Sutiyoso soal pemusnahan unggas. Ia pun menolak isu flu burung yang digaungkan secara internasional. Baginya flu burung itu tidak ada. Kematian ayam mendadak ada sejak jaman Majapahit. Itu Tetelo. Kebijakan pemusnahan unggas tersebut sungguh meneror masyarakat. Ia sepakat dengan pendapat Permadi SH, bahwa kebijakan itu berbau diskriminatif dan sangat meneror masyarakat.

Ia pun... (more)</description>
      <comments>http://akubaskoro.blogdrive.com/comments?id=25</comments>
    </item>
    <item>
      <title>resensi </title>
      <link>http://akubaskoro.blogdrive.com/archive/24.html</link>
      <pubDate>Thu, 30 Nov 2006 07:53:50 GMT</pubDate>
      <description>Judul buku   Menghadapi Globalisasi
                 ( Kiat Gombal Buat Pengusaha Kecil )
Karya          El Fisgon
Tebal          200 halaman
Tahun         November 2005
Penerbit       Margin Kiri
------------------------------------------------------------------
Komik &quot;Berat&quot; yang Menggelitik
  
Upaya  menurunkan tema-tema pengetahuan &quot;berat&quot; dalam buku lewat kompilasi grafis tetaplah eksis. Para ilustrator dan kartunis kian lihai meracik bukunya. Gagasan-gagasan nakal lewat bahasa gambar pun tak berbatas. Terlebih lagi jika penyajiannya dibumbui ide-ide pedas, humor, parodi, dan kritik.... (more)</description>
      <comments>http://akubaskoro.blogdrive.com/comments?id=24</comments>
    </item>
    <item>
      <title>resensi buku</title>
      <link>http://akubaskoro.blogdrive.com/archive/23.html</link>
      <pubDate>Mon, 30 Oct 2006 04:52:09 GMT</pubDate>
      <description>Judul Buku: Jalan Paradoks 
(Visi Baru Fritjof Capra tentang Kearifan dan Kehidupan Modern)
penyunting: Budhy Munawar Rachman dan Eko Wijayanto
Penerbit: Teraju Mizan, 2004
Tebal: 219 + indeks
 
 
Menengok Kembali Gagasan Capra
 
Adi Baskoro*
 
 
Dunia yang dihuni manusia seolah terasa makin tak ramah. Gejolak krisis multidimensi sedang melanda dunia. Hal ini memaksa manusia untuk kembali berefleksi di ruang hening. Beragam krisis dari ekonomi, ekologi, politik, pendidikan, kesehatan, ancaman peperangan, dan terorisme, serta lainnya memunculkan pertanyaan mendasar: “why” (kenapa)... (more)</description>
      <comments>http://akubaskoro.blogdrive.com/comments?id=23</comments>
    </item>
    <item>
      <title>opini</title>
      <link>http://akubaskoro.blogdrive.com/archive/22.html</link>
      <pubDate>Fri, 13 Oct 2006 03:46:41 GMT</pubDate>
      <description>BOS ADA DI RUANG KORUPSI ?
Inilah negeri yang sempat dijuluki &quot;surga para koruptor kakap&quot;. Dalam kehidupan bangsa Indonesia Korupsi telah membudaya dan mengurat nadi. Konon adanya otonomi daerah aktifitas korupsi di duga kian otonom dan bebas. Celetukan &quot;bukan orang  Indonesia kalo tidak korupsi&quot; mungkin ada benarnya. Dari hasil riset Transparansi Internasional tahun ini, Indonesia berada di peringkat ke 6 sebagai negara terkorup di dunia. Dan negara terparah di Asia dalam hal korupsi.
Aktivitas korupsi telah menjalar di dunia pendidikan di Indonesia. Hal terbaru terjadi dalam penyaluran... (more)</description>
      <comments>http://akubaskoro.blogdrive.com/comments?id=22</comments>
    </item>
    <item>
      <title>community</title>
      <link>http://akubaskoro.blogdrive.com/archive/21.html</link>
      <pubDate>Mon, 09 Oct 2006 04:33:23 GMT</pubDate>
      <description>
    Gang Reyog No.8by Adi Baskoro 

            Adi Baskoro
Mbah Tumpo is busy examining the tire of a motorbike. He turns the inner tube through his hands over and over. From time to time, he plunges the tire into water to asses whether it is indeed punctured as he presumes it to be. &quot;Yo ngene mas kerjane  Mbah Tumpo&quot; (Ya, that's what Mbah Tumpo's work is like, Mas), says Kuswanto, a young man with long rusty-yellow hair who is a kendang (drum) player and a son of Mbah Tumpo.Mbah Tumpo's hands are never still. every day he's doing something- tinkering ata the repair shop, or making naga... (more)</description>
      <comments>http://akubaskoro.blogdrive.com/comments?id=21</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Space &amp; Place</title>
      <link>http://akubaskoro.blogdrive.com/archive/20.html</link>
      <pubDate>Mon, 02 Oct 2006 07:06:37 GMT</pubDate>
      <description>

A
Message from Underground Place
in Tuban












Sejarah
lampau mencatat,Tuban adalah sebuah kota pelabuhan penting di Kerajaan
Majapahit. Di abad ke-14,Tuban menjadi pintu masuk ke kerajaan terbesar yang
pernah ada di Indonesia. Dalam sejarah penyebaran agama Islam di tanah Jawa,
Tuban pun berperan penting. Para walisongo (para penyebar agama Islam di pulau
Jawa berjumlah sembilan wali) dan wali-wali lain yang pernah ada, telah
merambahi wilayah Tuban. Di pesisir Utara Jawa Timur itu, salah satu dari
walisongo yaitu Sunan Bonang dimakamkan di kota ini. ... (more)</description>
      <comments>http://akubaskoro.blogdrive.com/comments?id=20</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Affair, Obrolan tentang Jakarta  </title>
      <link>http://akubaskoro.blogdrive.com/archive/19.html</link>
      <pubDate>Fri, 29 Sep 2006 18:45:02 GMT</pubDate>
      <description>RESENSI BUKU
 
Judul buku:  Affair, Obrolan tentang Jakarta   
Penulis: Seno Gumira Ajidarma 
|Tebal: 219 hlm | Penerbit: BukuBaik, Jogjakarta, 2004
 
Aquarium Homo Jakartensis 
 
Barangkali selain berisi kecemasan, Jakarta adalah ibukota yang mengagetkan. Betapa tidak, sekitar 70% uang negara berputar-putar dalam tarian yang memukau. Tak mengherankan jika banyak orang bertandang untuk mengadu untung atau berjualan mimpi-mimpi. Di sinilah para pengemis, Ali Oncom, artis, pejabat, anggota DPR, aktivis LSM, kaum urban, koruptor berdiam di kota yang di abad XVI bernama Jayakarta.  
Masih... (more)</description>
      <comments>http://akubaskoro.blogdrive.com/comments?id=19</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Burung, Ikan, dan Motor</title>
      <link>http://akubaskoro.blogdrive.com/archive/18.html</link>
      <pubDate>Fri, 29 Sep 2006 09:49:26 GMT</pubDate>
      <description>Sore lalu Amin, sahabat saya sejak SMA bercerita hobi ayahnya pelihara burung. Di Beji, Purwokerto kurang lebih di rumah ada 10 ekor burung peliharaan ayahnya. Udah tiga tahun lebih ayahnya pelihara burung. Suatu hari ada orang tertarik pada seekor burung peliharaan ayahnya. Orang tersebut mau menukarnya dengan sepeda motor Suzuki Thunder tahun 2005 miliknya yang masih cling! Ayahnya pun mau, plus menyerahkan ikan arwana. Sekarang Amin sedang menunggu Suzuki Thunder dikirim ke Mambal, tempat tinggalnya. Miracle! Selamat bung! Sepeda motor lawasmu ntar bisa di museumkan atau dijual. 
</description>
      <comments>http://akubaskoro.blogdrive.com/comments?id=18</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Reggae</title>
      <link>http://akubaskoro.blogdrive.com/archive/17.html</link>
      <pubDate>Fri, 22 Sep 2006 08:12:50 GMT</pubDate>
      <description>Matisyahu dan Reggae Yahudi
Jamaika merupakan tanah kelahiran musik reggae. Dari Kota Kingston, Bob Marley membesarkan musik yang memiliki ciri permainan ritem gitar yang khas  ini.  Hingga kini lagu-lagu Bob Marley masih setia dimainkan para pemujanya, termasuk di Indonesia.  Dalam evolusi musik reggae hadir Matisyahu, sosok unik lewat gaya reggae Yahudi nya memberikan warna berbeda.  
Gaya reggae tak harus dreadlock (rambut gimbal), berbendera merah-hijau-kuning kas rasta, atau dekat dengan mariyuana. Matisyahu memuja reggae lewat cara lain. Ia meramu musik reggae kas Jamaika berpadu rap... (more)</description>
      <comments>http://akubaskoro.blogdrive.com/comments?id=17</comments>
    </item>
  </channel>
</rss>
